Ibu maafkan aku

Standar

ibu adalah sebuah harta yang berharga bagi seorang anak karena ibu adalah sosok manusia yang penuh perjuanagan yang tak pernah mengalah dalam menghadapi semu masalah apapun masalahnya apalagi masalah itu berhubungan dengan keselamatan anaknya, keluarganya, dan lain sebagainya.

ibu juga mempunyai kasih sayang yang tiada henti yang membuat kita besar sampai seperti sekarang ini, dari kita kecil sampai besar tidak sedikit ia mengalami masa;lah ataupun rintangan namun demi mutiara (anak) yang ia miliki tetap dijalaninya dengan penuh kasih sayang.

zaman dahulu juga ada yang menceritakan dari riwayat rasulullah bahwa ada seorang sahabat yang datang kepada rasulullah dan bertanya ” ya rasulullah siapakah yang terlebih daulu aku sayangi dan aku horm,ati?” rasulollah menjawab “ibu, ibu, dan ibu bsru kemudian ayah kamu”

dari kisah riawayat diatas jelas bahwa ibu mempunyai peran penting dalam kehidupan kita karena ada sebuah sateetement ampuh dan membuat orang selalu merasa bersalah dan langsung ingin memohon ampun kepada ibu kita yaitu “surga dibawah telapak kaki ibu”, dengan statement itu membuat untuk selalu menjadikan ibu kita sebagai oorang utama yan hang harus kita hormati. jangan sekali-kali kita terpikir untuk durhaka kepada orang tua karena dosa dan azabnya sakit pedih, seperti dikisahkan dalam legenda malingkundang dari tanah minang yang membuat ia menjadi batu dan membuat harta yang dimilikinya habis lenyap dan kapalnya hancur karena kedurhakaannya kepada ibunya yang tidak mau mengakui ibunya sebagai ibunya sebdiri dikarenakan malu kepada instrinya yang seorang saudagar kaya sedang ibu seorang yang miskin papakedana. na’uzubillahhiminzalik jangan sampai itu terjadi keapda kita.


ibu juga rela habis-habisan dan sanggup merelakan semua harta, jiwa dan raganya untu demi keluarga,anak dan orang sekitar yang ia sayangi. seperti gambar diatas seorang ibu rela bekerja menghabiskan tenaga, waktu dan lain sebagainya. bagiku ibu sungguh luar biasa.

RENUNGAN UNTUK KITA SEMUA

wahai teman sayangilah ibu kita jadikanlah ia mutiara dalam hidup kita, ucapakanlah aku cinta ibu, aku sayang ibu. kapan kita terakhur kalinya mengucapkan kata-kata itu? dan kapan terakhir kali kita mencium pipi dan kening ibu kita. ia rela habis-habisan dikampung demi kita yang kuliah disini dan ia juga rela bekerja sampai kulitnya keriput dan tulang telah rapuh akibat kerja yang dilakukannya untuk anaknya yang dicintainya. jangan ucapkan kata “AH” tapi ucapkan ” YA IBU ADA APA” dan katakan dengan keras dari lubuk hati yang paling dalam  ” IBU AKU CINTA KAMU AKU AKAN RELAKAN SEMUA JIWA RAGA KU UNTUK MU IBU”. (SUWIRA PUTRA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s